Video Cara Pendaftaran SBMPTN Tahun 2019Tutorial Pendaftaran Sbmptn

Persyaratan Pendaftaran Akmil, Bintara, dan Tamtama TNI AD 2019/2020

Persyaratan pendaftaran Akmil, Bintara, dan Tamtama TNI AD 2019/2020. Angkatan Darat TNI membuka kesempatan kepada pemuda-pemuda terbaik seluruh Indonesia untuk menjadi calon Tamtama, Bintara, dan Taruna Akademi Militer TNI AD.

Untuk mengetahui syarat-syarat mendaftar menjadi TNI jalur AKMIL, Bintara, dan Tamtama TNI Angkatan Darat, silahkan baca baik-baik persyaratannya di bawah ini:

Persyaratan Pendaftaran AKMIL

AKMIL atau Akademi Militer adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat di Kota Magelang. Lulusan AKMIL akan berpangkat Letnan Dua (Perwira Pertama).

Persyaratan mendaftar menjadi calon Taruna AKMIL adalah:

  1. warga negara Indonesia;
  2. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;
  4. berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2019;
  5. tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi);
  6. sehat jasmani dan rohani
  7. tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
  8. laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
  9. berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:
    (a) Lulusan SMA/MA tahun 2015, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 55,00;
    (b) lulusan SMA/MA tahun 2016, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 50,00;
    (c) lulusan SMA/MA tahun 2017, program IPA, lulus UAN dengan nilai rata-rata minimal 47,00 dan khusus lulusan daerah Kalbar, NTB, NTT, Papua dan Sulbar (khusus putra asli) nilai UN rata-rata program IPA minimal 40,00;
    (d) lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA, lulus UAN dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00;
    (e) lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dan IPS, nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.
  10. memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
  11. belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama.
  12. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.
  13. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  14. harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
    (a). administrasi;
    (b)kesehatan;
    (c) Jasmani;
    (d) mental ideologi;
    (e) psikologi; dan
    (f) akademik.
  15. harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
  16. tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.
  17. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  18. bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
  19. memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Untuk mendaftar sebagai calon taruna AKMIL TNI AD kamu bisa klik disini http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/panduan/taruna-akmil untuk panduan dan tata cara pendaftaran.

Persyaratan Pendaftaran Bintara

Persyaratan untuk mendaftar menjadi calon prajurit Bintara TNI AD adalah:

  1. warga negara Indonesia;
  2. periman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;
  4. tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia;
  5. sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata
  6. tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
  7. laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
  8. berijazah minimal SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut:
    (a) lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional rata-rata minimal 55;
    (b) lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional rata-rata minimal 50;
    (c) lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38 untuk wilayah lainnya;
    (d) lulusan SMA/MA/SMK tahun 2018, nilai ujian nasional rata-rata minimal 39 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 37 untuk wilayah lainnya; dan
    (e) lulusan SMA/MA/SMK tahun 2019, nilai ujian nasional rata-rata minimal 40.5 (untuk wilayah di Pulau Jawa, Pulau Sumatera dan provinsi Bali) dan minimal 38.5 untuk wilayah lainnya.
  9. belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama.
  10. berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 30 September 2019.
  11. memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
  12. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.
  13. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  14. harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
    (a) administrasi;
    (b) kesehatan;
    (c) jasmani;
    (d) mental ideologi; dan
    (e) psikologi.
  15. harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
  16. orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan dari Kecamatan.
  17. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
  18. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  19. bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.
  20. memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.
  21. Memenuhi persyaratan Rik/Uji sesuai dengan ketentuan.

Untuk mendaftar sebagai calon prajurit BINTARA TNI AD kamu bisa klik disini http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/panduan/bintara-ad untuk panduan dan tata cara pendaftaran.

Persyaratan Pendaftaran Tamtama

Persyaratan pendaftaran menjadi calon prajurit TAMTAMA TNI AD adalah:

  1. laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;
  2. serendah-rendahnya berijazah/lulusan SMP/sederajat atau yang setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi;
  3. memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm, serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;
  4. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama;
  5. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi prajurit TNI AD;
  6. bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan
  7. harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:
    (a) administrasi;
    (b) kesehatan;
    (c) jasmani;
    (d) mental ideologi; dan
    (e) psikologi.
  8. memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Untuk mendaftar sebagai calon prajurit TAMTAMA TNI AD kamu bisa klik disini http://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/panduan/tamtama-ad untuk panduan dan tata cara pendaftaran.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!