Video Cara Pendaftaran SBMPTN Tahun 2019Tutorial Pendaftaran Sbmptn

Kamus Istilah Biologi dan Pengertiannya

Kamus Istilah Biologi

Kamus Istilah Biologi dan Pengertiannya. Berikut adalah kumpulan istilah-istilah dalam Biologi beserta dengan artinya.

Abdomen. Bagian tubuh di bawah dada yang mengandung intestin dan organ-organ dalam
Adrenal cortex. Bagian luar dari kelenjar adrenal yang mensekresikan hormon kortison
Adrenal gland.
Kelenjar yang berbatasan dengan ginjal terdir atas adrenal korteks di bagian luar dan adrenal medulla di bagian dalam
Adrenal medulla.
Bagian dalam dari kelenjar adrenal yang mensekresikan efinefrin atau adrenalin
Adventitious root.
Akar yang dibentuk dari bagian tumbuhan di luar sistem akar yang reguler.

Animal pole
Ujung telur yang paling dekat ke inti dan mengandung sedikit yolk.
Annulus
Bagian dari sel yang berdinding tebal dan berfungsi untuk membukanya sporangium untuk menyebarkan spora.
Antena
Sepasang embelan pada kepala arthropoda yang umumnya berfungsi sebagai alat sensoris.
Anterior
Arah ke depan
Anthera
Bagian sari benang sari yang berisi kantung sari.

Antheridial receptacle
Bagian thalus yang mengandung atheridium.
Anteridiophore
Pembawa antheridium.
Antheridium
Struktur yang menghasilkan sperma pada tumbuhan rendah.
Antibiotic
Suatu zat yang dihasilkan oleh organisme dan merupakan racun bagi organisme lain yang ada di dekatnya.
Antibody
Suatu zat pelindung yang dihasilkan oleh jaringan sebagai pertahanan terhadap zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Antigen
Zat atau protein asing yang masuk ke dalam tubuh yang menyebabkan jaringan tubuh membentuk zat pelindung.
Antipodal nucleus
Satu dari tiga jenis inti dalam kantung embrio di bagian ujung yang berlawanan dengan mikropil.
Antitoxin
Antibody yang menetralisir racun (toksin).
Anus
Lubang terakhir dari saluran pencernaan.
Aorta
Arteri utama dari dari bilik kiri yang mensuplai seluruh cabang pembuluh darah ke seluruh bagian tubuh kecuali paru-paru.

Appendage
Suatu struktur berupa embelan/tonjolan tubuh yang dapat digerakan secara aktif.
Archegonial receptacle
Bagian thalus yang mengandung arkegonia.
Archegoniophore
Pembawa arkegonia
Archegonium
Organ pembentuk telur pada tumbuhan
Archenteron
Saluran pencernaan embrionik pada tingkat perkembangan gastrula

Ascus
Struktur pembentuk spora pada jamur yang berbentuk kantung spora.
Atrium
Serambi jantung atau rongga yang mengeliling celah insang pada Amphioxus
Auricle
1) Rongga jantung yang menerima darah dari vena.
2) Daun telinga
Autosome
Kromosom selain kromosom kelamin.
Axial skeleton
Bagian rangka tubuh vertebrata yang terdiri atas tengkorak dan tulang belakang dengan tulang rusuk dan tulang dada yang menempel pada tulang belakang.
Axon
Tonjolan neuron yang membawa impul menjauhi badan sel saraf.

Basidium
Struktur berbentuk tongkat berfungsi sebagai penghasil spora pada jamur
Bilateral symmetry.
Bentuk tubuh yang hanya memiliki satu daerah pemotongan melalui sumbu longitudinal membagi tubuh tersebut menjadi bagian kiri dan kanan seperti bayangan cermin antara satu dengan yang lainnya.
Bile
Sekresi hati melalui saluran empedu ke dalam duodenum.
Blade
Bagian dari daun yang melebar dan umumnya pipih.
Blastocoel
Rongga pada gastrula.

Blastopore
Lubang paling luar dari arkenteron dan pada beberapa kasus biasanya menjadi anus.
Blastomere
Salah satu jenis sel yang dibentuk melalui pembelahan berulang-ulang dari zigot.
Bronchiole
Saluran udara paling kecil/halus di dalam paru-paru yang menuju ke kantung udara (alveolus).
Bronchus
Saluran udara utama dalam paru-paru yang berhubungan langsung
dengan trakea sering juga disebut sebagai cabang trakea.
Bud
Ujung batang yang meristematikditutupi oleh jaringan embrionik daun.
Bundle sheath
Lapisan luar dari ikatan pembuluh.

Caecum
Kantung yang merupakan perluasan dari saluran pencernaan.
Calyptra
Sisa dinding arkegonium yang menutupi kapsul pada lumut.
Calyx
Kumpulan sepal, lingkaran paling luar dari bagian bunga.
Cambium
Meristem sekunder untuk pertumbuhan diameter tumbuhan dikotil.
Capillary
Pembuluh halus berdinding tipis dengan satu lapisan sel-sel endothelial yang membawa darah dari arteri ke vena melalui difusi dimana pertukaran zat pada cairan jaringan terjadi.

Capsule
1) Pembungkus bakteri yang terbuat dari gelatin di sebelah luar dinding sel.
2) Suatu struktur tempat dibentuknya spora pada lumut.
3) Pembungkus buah dehisen pada buah Angiospermae dengan dua atau lebih karpelum.
Carapace
Penutup bagian atas dari rumah penyu. 2) Rangka luar yang menutupi cephalothorax pada crustacea.
Cardiac muscle
Jaringan sinsinasi yang dapat berkontraksi secara otomatis serta memiliki serat lintang pada jantung.
Carotene
Pimen orange pada tumbuhan hijau yang dapat diubah ke menjadi vitamin A.
Carpel
Megasporofil pada tumbuhan bunga.

Cartilage
1) Jaringan penunjang terdiri atas sel-sel hidup pada tulang rawan yang tersebar pada matriks elastik kondrin.
2) Unsur bertulang yang menyusun jaringan tulang rawan.
Caste
Golongan atau tipe khusus individu pada serangga sosial.
Caudal
Berhubungan dengan ekor.
Cell
Unit protoplasma yang dibatasi oleh membran *
Cell body
Bagian berinti pada sel saraf yang memiliki tonjolan-tonjolan protoplasma.

Cell organoid
Struktur dalam sitoplasma yang memiliki fungsi tertentu.
Cell wall
Lapisan penunjang yang tidak hidup, biasanya terbuat dari selulose yang mengelilingi protoplasma sel tumbuhan
Central body (Centrosome)
Struktur dekat inti sel pada hewan atau tumbuhan tempat keluarnya benang-benang gelendong.
Central Nervous System
Otak dan sumsum tulang belakang pada vertebrata; nerve cord berganglion pada invertebrata.
Centriol
Butiran kecil yang terletak pada bagian tengan sentrosom

Centrolecithal egg. Telur dengan lapisan sitoplasma yang tipis mengelilingi bagian yolk
yang besar, pada serangga.
Centromer. Bagian kromosom tempat benang-benang gelendong melekat.
Centrosome. Central body
Cephalothorax. Bagian tubuh dimana kepala dan dada bersatu.
Cerebellum. Otak kecil
Cerebrum. Berkaitan dengan otak.
Cerebral cortex. Lapisan luar otak besar yang disusun oleh materi kelabu.
Cerebrospinal fluid. Cairan di dalam rongga otak dan sum-sum tulang belakang dan di
antara arachnoid dengan piameter.
Cerebrum. Otak bagian anterior atau disebut juga otak besar.
Cervical. Berkaitan dengan bagian leher.
Cervical groove. Celah yang merupakan batas antara kepala dan dada pada karapaks
crustacea.
Cheliped. Pasangan kaki depan crustacea yang mengalami modifikasi menjadi besar
berfungsi sebagai alat penjepit atau pertahanan diri.
Chiasma. Daerah tempat bersatunya pasangan kromosom homolog ketika berpasangan
pada pembelahan meiosis pertama.
Chitin. Zat penyokong yang kuat dan resistant, disusun oleh polisakarida yang
disekresikan menjadi penutup/rangka luar golongan serangga atau organisme lainnya.
Chlorophyll. Pigmen hijau pada tumbuhan yang berfungsi untuk melakukan fotosintesis.
Chloroplast. Organel atau plastid berisi klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis.
Cholecystokinin. Hormon yng disekresikan oleh usus halus.
Chondriosome. Badan kecil dalam protoplasma yang dapat dilihat melalui pewarnaan
khusus dan fungsinya belum diketahui.
Chorion. Selaput embrionik paling besar yang berkembang dari bagian luar dari lipatan
amnion.
Choroid coat. Lapisan bagian tengah dari mata yang mengandung pigmen dan berisi
pembuluh darah.
Chromatid. Salah satu dari dua benang hasil duplikasi kromosom sebelum melakukan
pembelahan.
Chromatin. Protein inti yang dapat menyerap warna dan akan menebal menjadi
kromosom apabila sel akan membelah.
Chromosome. Badan kromatin yang akan tampak selama mitosis dan berfungsi sebagai
pembawa gene.
Chromosome map. Distribusi linier dari gen pada kromosom berdasarkan frekuensi
pindah silang.
Chromoplast. Platid yang mengandung pigmen.
Chyme. Makanan pada lambung yang berbentuk seperti bubur sebagai hasil pencernaan
mekanik dan kimiawi.
Ciliary muscle. Otot yang berfungsi untuk mengurangi ketegangan pada lensa mata serta
menembah kecembungan pada waktu melihat dekat.
Cilium. Satu dari sejumlah tonjolan protoplasma dari sel, menyerupai rambut pendek dan
dapat bergerak seperti cambuk, sering disebut sebagai rambut getar. Pada Protozoa
cilia (jamak dari cilium) berfungsi sebagai alat gerak.
Circumesophageal. Mengelilingi atau sekitar kerongkongan (esophagus).
Clitellum. Bagian yang menebal pada tubuh cacing (Annelida) yang letaknya lebih dekat
ke arah kepala, berfungsi untuk sekresi pembungkus lendir pada waktu reproduksi.
Clitoris. Bagian pada alat reproduksi wanita homolog dengan penis.
Clotting. Pembekuan darah untuk mencegah keluarnya darah dari pembuluh darah yang
mengalami luka.
Cochlea. Organ pendengaran bebertuk spiral yang berisi cairan pada telinga bagian
dalam.
Cocoon. Pelindung atau pembungkus telu pada cacing tanah, tingkat perkembangan, atau
hewan dewasa.
Coeliac artery. Pembuluh darah yang mensuplai lambung, liver, dan kura (spleen) serta
sering bersatu dengan organ reproduksi dan ekskresi.
Coelom. Rongga tubuh yang terbentuk ketika endoderm atau ektoderm membentuk
mesoderm.
Coenosarc. Kumpulan jaringan penunjang pada beberapa koloni polip coelenterata.
Collecting tubule. Saluran kecil yang membawa urine sekunder dari saluran ginjal
melalui medulla ke pelvis pada ginjal.
Colon. Usus besar yang berfungsi untuk menyerap air dari feces.
Commissural fibers. Serabut saraf yang menghubungkan dua buah otak hemispheres.
Common carotid artery. Pembuluh darah yeng mensuplai darah ke bagian kepala.
Common iliac vein. Pembuluh darah pendek yang menghubungkan iliaca internal dan
eksternal dengan vena cava inverior.
Companion cell. Sel kecil memanjang pada pembuluh tapis.
Complemental air. Udara tambahan apabila seseorang menarik napas sedlam-dalamnya.
Compound eye. Mata majemuk pada arthropoda yang merupakan kumpulan dari banyak
omatidium yang berfungsi untuk mendeteksi pergerakan.
Cone. 1) Sel pasda retina yang sensitive terhadap warna dan cahaya terang.
2) Strobilus pada tumbuhan berbiji terbuka.
Conyugation. Proses bercampurnya isogamet, proses perkawinan dua individu yang
belum dapat dibedakan gametnya.
Connective tissue. Sel-sel yang tersebar di dalam matriks disokong oleh materi fibrosa.
Connective neuron. Sel saraf yang berbungsi meneruskan impul dari sel saraf sensoris
ke sel saraf motoris atau sel saraf yang lain.
Cork. Jaringan pelindung kedap air yang disusun oleh suberin di bagian luar batang dan
akar berkayu.
Cork cambium. Meristem sekunder pada bagian kortek yang menghasilkan gabus.
Cornea. Lapisan luar mata yang transparan.
Corolla. Kumpulan petal yang merupakan lingkaran luar bunga dari umumnya
memiliki warna yang berfungsi untuk menarik serangga, atau penyusun mahkota
bunga.
Corpus luteum. Kumpulan materi berwarna kuning, berkembang di dalam di dalam
folikel setelah ovulasi dan berfungsi mensekresikan hormon progesterone.
Corpus striatum. Pusat saraf yang terletak di dalam otak hemisphere dekat thalamus.
Cortex. Daerah atau bagian luar/tepi dari suatu organ.
Cortison. Hormon kompleks yang disekresikan oleh adrenal korteks berfungsi untuk
memelihara fungsi keseimbangan internal dan memulihkan gangguan stres.
Costal breathing. Pergerakan udara di dalam paru-paru karena pergerakan tulang rusuk.
Cotyledon. Keping biji embrio yang berfungsi sebagai cadangan dan penyerapan
makanan.
Cowper’s gland. Kelenjar atau struktur yang berfungsi mensekresikan cairan sperma.
Coxa. Ruas pertama kaki serangga yang paling dekat ke bagian tubuh.
Cranial. Berhubungan dengan otak
Cranial nerve. Salah satu jenis saraf tepi yang ke luar dari bagian otak.
Cranium. Tulang tengkorak
Cretinism. Penyakit kekurangan tiroid pada masa anak-anak yang ditandai dengan tubuh
kerdil dan mengalami kemunduran mental.
Crop. Bagian alat pencernaan makanan yang membesar, berfungsi untuk menyimpan
makanan sementara dan sering disebut tembolok.
Crura cerebri. Dua buah tonjolan di bawah otak tengah.
Cuticle. Penutup atau pelindung non-seluler yang disekresikan oleh jaringan epidermis.
Cutin. Zat anti air yang mengandung lilin.
Cyclosis. Pergerakan atau aliran protoplasma di dalam sel.
Cyst. Kapsul atau pelindung yang membungkus organisme kecil selama kondisi
lingkungan tidak menguntungkan.
Cytoplasma. Plasma yang terletak di luar inti sel.
Cytostome. Bagian sel yang terdiri atas sitoplasma dan membran sel di luar inti.

Defecation
Pengeluaran sisa pencernaan makanan melalui anus.
Dendrite
Tonjolan protoplasma yang meneruskan impuls ke arah badan sel.
Dimorphic
Individu yang memiliki dua bentuk koloni, misalnya obelia memiliki bentuk hidranth dan bentuk gonangium.
Diploblastik
Individu yang disusun oleh dua lapisan embrionik yaitu ektodermis dan endosermis.
Distal convoluted tubule
Saluran ginjal yang berbelit atau bergulung letaknya paling dekat ke badan ginjal.

Dorsal. Ke arah belakang atau permukaan atas.
Drone. Lebah jantan
Drupe. Buah sederhana yang lapisan perantara dinding ovarium berdaging dan lapisan
paling dalam mengeras.
Durameter. Selaput paling luar yang menutupi sistem saraf pusat (otak san sumsum
tulang belakang).

Ectoderm
Lapisan embrionik paling luar yang dapat berkembang membentuk epidermis, sistem saraf, dan jaringan-jaringan sensoris.
Ectoplasma
Bagian sitoplasma yang letaknya sebelah luar endoplasma dan bersifat transparan.
Elater
Filamen penyebar spora pada kapsul lumut hati.
Embrio
Organisme dalam fase perkembangan atau perkembangan lebih lanjut dari zigot setelah mengalamai pembelahan.
Embryo sac
Gametofit betina pada tumbuhan bunga.

Endocrine gland
Kelenjar yang tidak memiliki saluran berfungsi untuk mensekresikan hormon langsung ke dalam system peredaran darah.
Endoderm
Lapisan embrionik paling dalam yang dapat berkembang membentuk saluran pencernaan dan derivat-derivatnya.
Endolymph
Cairan pengisi saluran telinga bagian dalam.
Endoplasma
Sitoplasma yang terletak di sebelah dalam ektoplasma yang strukturnya memiliki lebih banyak butiran-butiran (granular) dan lebih kental dibandingkan ektoplasma.
Endopodite
Pasangan embelan (appendage) biramos sebelah dalam pada golongan udang-udangan.

Endosperm. Jaringan nutritive mengelilingi embrio pada biji berfungsi sebagai cadangan makanan.
Endothelium. Lapisan tipis dengan bentuk sel yang pipih membatasi pembuluh darah
sebelah dalam.
Epicotyl. Bagian dari biji yang letaknya sebelah atas kotiledon.
Epiglotis. Katup atau tonjolan di atas trakea yang yang akan menutupi glottis apabila
sedang menelan makanan.
Epitheliomuskular. Jenis sel pada Coelenterata yang berfungsi untuk kontraksi dan
pergerakan.
Erythrocyte. Sel darah merah yang mengandung pigmen respirasi hemoglobin.
Esophagus. Kerongkongan yang menghubungkan faring dengan lambung.
Eustachian tube. Saluran udara dari rongga tengah telinga ke saluran pernapasan yang
berfungsi untuk mnyeimbangkan tekanan udara luar dan dalam.
Exopodite. Pasangan appendage biramous sebelah luar pada golongan udang-udangan.
Exoskeleton. Rangka luar penyokong dan pelindung tubuh sebagai hasil sekresi
eksodermis.
External iliac artery. Pembuluh darah yang mensuplai bagian kaki.
External iliac vein. Pembuluh darah yang mengembalikan darah dari bagian kaki
External jugular vein. Pembuluh darah yang mengembalikan darah dari bagian wajah.
Exteroceptor
Reseptor yang menerima stimulus dari lingkungan luar.

Facet
Permukaan omatidium pada mata serangga.
Facial nerve
Saraf cranial ketujuh dengan serabut sensoris dari lidah dan serabut motoris yang menginervasi otot untuk ekspresi wajah.
Fallopian tube
Saluran telur pada binatang menyusui (Mammalia).
Fibril
Benang atau serabut khusus di dalam protoplasma sel.
Fibrin
Benang-benang di dalam darah yang berfungsi dalam menutup luka.

Fibrinogen. Benang fibrin yang belum aktif
Filament. Tangkani benang sari.
Flagellum. Tonjolan protoplasma dari sel yang panjang dan bersifat mobil yang
berfungsi atau digunakan untuk pergerakan.
Flame cell. Alat ekskresi pada cacing pipih dan memiliki cilia yang bergerak seperti
gerakan api serta berhubungan dengan system saluran.
Folicle. 1) Kantung dalam ovarium tempat berkembangnya telur. 2) Lubang pada kulit
tempat ke luarnya rambut.
Folicle-stimulating hormon (FSH). Hormon yang disekresikan oleh pituitari bagian
anterior yang merangsang perkembangan ovarium dan testes.
Food vacuole. Rongga di dalam sel Protozoa yang berfungsi untuk mencernakan
makanan.
Fourth ventricle. Rongga di dalam medulla otak.
Fovea. Depresi di dalam retina yang banyak mengandung kerucut untuk penglihatan
yang paling tajam.
Funiculus. Tangkai bakal biji (ovulum) yang menempel pada plasenta.

Gametocyte
Salah satu fase perkembangan atau tingkatan di dalam penderita penyakit malaria plasmodium yang siap diisap oleh nyamuk Anopheles betina.
Gametophyte
Tumbuhan penghasil gamet bersifat haploid atau tingkat seksual pada daur hidup tumbuhan.
Ganglion
Kumpulan badan sel saraf yang terletak di luar system saraf pusat yang fungsinya sebagai pusat koordinasi.
Gastrodermis
Jaringan yang membatasi rongga pencernaan pada coelenterata.
Gtrovascular cavity
Ronga yang berfungsi untuk pencernaan makanan pada coelenterata.

Gastrula
Tingkatan embrionik yang terdiri atas dua lapisan sel.
Genitalia
Organ kelamin bagian eksternal.
Germ cell
Sel reproduktif.
Germinal epithelium
Jaringan epithel yang membatasi ovarium dan testis yang menghasilkan sel-sel kelamin.
Germ layer
Jaringan pertama di dalam embrio yang terdeferensiasi menjadi organ dan jaringan khusus selama perkembangannya.

Giant chromosome
Kromosom yang ukurannya cukup besar dibandingkan dengan kromosom-kromosom lainnya yang terdapat pada kelenjar ludah dan organ organ tertentu serangga yang menunjukan organisasi kromosom pada setiap kromatid dengan jelas
Gizzard
Lambung atau bagian alat pencernaan berdinding tebal dan berotot, biasanya dimiliki oleh golongan Annelida yang berfungsi untuk menggiling makanan.
Glomerolus
Jalinan pembuluh kapiler di dalam badan ginjal untuk menyaring darah sebelum filtratnya masuk ke dalam kapsul Bouwman’s.
Glottis
Pembukaan trakea pada faring.
Glycogen
Polisakarida sebagai cadangan makanan pada hewan yang disimpan pada otot.

Golgi bodies
Struktur atau organel di dalam sel yang dapat diamati melalui pewarnaan khusus dan berfungsi sebagai alat sekresi.
Gonad
Organ kelamin yang berfungsi menghasilkan sel-sel kelmain atau gamet.
Gonadotrophic hormon
Hormon yang disekresikan oleh pituitary bagian anterior, berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dan aktifitas gonad.
Gonanium
Polip reproduktif pada koloni coelenterata.
Graafian follicle
Rongga dalam ovarium mammalia tempat matangnya sel telur.
Grain
Buah sederhana, kering, dan tidak berdaging dengan penutup biji bersatu dengan dinding ovarium.
Green gland
Organ ekskresi pada crustacea.
Guard cell
Satu dari pasangan sel yang mengatur membuka dan menutupnya mulut daun.

Haploid
Sel yang mengandung satu set kromosom, misalnya pada sel-sel gamet.
Hemocoel
Rongga pada tubuh yang diisi oleh darah, seperti pada golongan serangga dan moluska.
Hemogoblin
Pigmen respirasi pada darah yang terdiri atas protein dan zat besi, berfungsi untuk mengikat oksigen.
Hepatic portal system
Vena yang membawa darah dari organ pencernaan (usus) ke dalam hati.
Hepatic vein
Pembuluh darah yang mengembalikan darahdari hati ke vena cava inferior.

Hermaphrodite. Organisme yang menghasilkan sel kelamin jantan dan betina.
Heterospore. Suatu kondisi dimana satu tumbuhan menghasilkan dua ukuran spora yang
berbeda, satu besar atau makrospora yang akan berkembang menjadi gametofit betina
dan satu lagi kecil atau mikrospora yang akan berkembang menjadi gametofit jantan,
misalnya pada tumbuhan paku.
Heterotrophic. Tidak mampu menghasilkan zat organic dari zat anorganik.
Heterozygous. Memiliki pasangan gen yang homolog dari alela yang berbeda.
Hilum. Bekas funiculus melekat yang tampak pada penutup biji.
Homolecithal egg. Telur yang memiliki sedikit yolk.
Homologous. Kromosom yang pada dasarnya memiliki struktur yang sama.
Host. Organisme tempat parasit hidup, sering disebut tuan rumah bagi parasit.
Hydranth. Polip nutritive (berfungsi untuk mencernakan makanan) pada koloni
coelenterata.
Hydroid generation. Tingkat atau generasi seksual yang hidupnya menempel (polip),
pada daur hidup coelenterata yang menunjukan metagenensis (pergiliran keturunan
antara fase seksual dan vegetatif).
Hydrophyte. Tumbuhan yang tumbuh di dallam air.
Hypha. Satu buah benang jamur.
Hypoglossal nerve. Saraf cranial ke-12 yang menginervasi otot-otot lidah.
Hypopharynx. Struktur menyerupai lidah pada mulut seangga.
Hypostome. Daerah sekitar mulu pada coelenterata tertentu, misalnya Hydra.
Incus. Salah satu dari tiga tulang kecil telinga bagian tengah yang letaknya di tengah.
Indusium. Penutup sorus pada paku.
Inferior mesenteric artery. Pembuluh darah arteri yang mensuplai usus besar turun dan
rectum.
Inverior vena cava. Pembuluh darah utama yang mengembalikan darah ke serambi
kanan dari seluruh tubuh.
Infundibulum. 1) Pertumbuhan ke arah bawah dari otak yang membentuk bagian
pituitary. 2) Bentuk corong yang berumbai merupakan pembukaan dari saluran
fallopian.
Inguinal canal. Saluran tempat testis turun ke dalam skrotum.
Innominate artery. Cabang dari aortic arch yang mensuplai darah ke arteri subclavian
dan kepala bersama.
Innominate bone. Bagian dari tulang panggul yang merupakan gabungan tiga buah
tulang.
Innominate vein. Pembuluh darah yang pendek, merupakan gabungan dari vena leher
dan subclavian menuju ke vena cava superior.
Insulin. Hormon yang dihasilkan oleh pulau-pulau Langerhans dalam pancreas yang
berfungsi mengatur gula darah (mengubah gula menjadi glikogen).
Integument. Penutup luar atau pelindung bakal biji yang akan menjadi kulit biji apabila
bakal biji menjadi biji.
Internal iliac artery. Pembuluh darah yang mensuplai bagian pelvic.
Internal jugular vein. Pembuluh bail yang mengembalikan darah dari otak/kepala.
Internode. Bagian batang yang terletak di antara nodus.
Interoceptor. Reseptor yang menerima stimulus dari lingkungan internal organisme.
Interphase. Fase “instirahat” di antara mitosis. Pada fase ini tidak tampak adanya
tingkah laku kromosom.
Interstitial cells. 1) Sel-sel embrionik pada epidermis dan gastrodermis coelenterata. 2)
Sel-sel di antara folikel pada ovarium. 3) Sel-sel di antara saluran seminifers testis
yang berfungsi menghasilkan hormon kelamin jantan.
Iris. Bagian mata yang berwarna dengan pupil di bagian tengahnya.
Islands of Langerhans. Sel-sel endokrin di dalam pancreas yang menghasilkan hormon
insuline.
Isogamet. Sel-sel kelamin yang memiliki ukuran dan struktur yang sama.
Joint. Sambungan dua buah tulang.
Karyolymph. Bagian yang jernih pada ptotoplasma inti (nucleoplasma).
Karyosome. Kumpulam kromatin di dalam inti.
Ketogenic hormone. Hormon yang disekresikan oleh pituitari bagian anterior, berfungsi
untuk mengatur metabolisme lemak.
Labium. Bibir bawah pada serangga.
Labrum. Bibir atas pada serangga.
Lacteal. Saluran limfa di dalam vilus usus halus yang berfungsi untuk menyerap lemak.
Lactogenic hormone. Hormon yang disekresikan oleh pituitari bagian anterior, berfungsi
untuk merangsang kelenjar susu memproduksi air susu.
Larva. Tingkat individu muda yang umumnya mengalami metamorfosis sempurna dan
memiliki bentuk, makanan, serta lingkungan hidup yang berbeda dengan induknya.
Larynx. Kotak suara pada bagian depan trakea, disebut juga pangkal tenggorokan.
Lateral. Berhubungan dengan bagian samping/sisi.
Lateral bud. Tunas yang dibentuk pada bagian poros atau ruas di antara tangkai daun
dan batang.
Lens. Struktur kristaline di dalam mata yang berfungsi untuk akomodasi atau
pemokusan melalui perubahan kecembungan.
Lentisel. Lubang udara pada kulit batang pohon.
Leucocyte. Sel darah putih yang berfungsi sebagai fagosit dan pembentukan antibodi.
Lipase. Enzim yang berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan glisrol.
Locule. Ruangan atau rongga di dalam bakal buah (ovarium) tempat bakal biji berada.
Loop of Henle. Bagian lengkungan dari tubulus kontorti pada nefron ginjal.
Lumbar. Bagian pinggang berhubungann dengan bagian pinggang.
Lymph. Cairan di dalam pembuluh limfa.
Macronucleus. Inti besar pada Protozoa kelas ciliata yang fungsinya berhubungan
dengan metabolisme.
Malleus. Bagian paling luar dari tiga tulang kecil penyusun telinga bagian tengah.
Malpighian tubules. Saluran ekskresi pada beberapa Arthropoda seperti serangga, labalaba, dan kaki seribu.
Mandible. 1) Rahang bawah pada vertebrata. 2) Salah satu pasangan alat mulut yang
berfungsi sebagai rahang pada arthropoda.
Maxilla. 1) Salah satu pasangan alat mulut pada yang berfungsi membantu mandibula
pada arthropoda, disebut juga rahang atas. 2) Salah satu pasangan tulang rahang atas
pada vertebrata.
Maxilliped. Salah satu pasangan embelan (kaki toraks) yang berfungsi untuk membantu
mengumpulkan makanan pada crustacea.
Medulla. Bagian di sebelah dalam korteks.
Medulla (oblongata). Bagian paling belakang dari otak yang berhubungan dengan
sumsum tulang belakang, disebut juga sumsum lanjutan.
Medusa. Individu yang dapat berenang atau bergerak bebas dan dapat melakukan
reproduksi seksual karena memiliki alat reproduksi jantan atau betina pada
coleneterata, disebut juga ubur-ubur.
Medusoid generation. Tingkat seksual dan dapat bergerak dalam daur hidup
coelenterata yang menunjukan adanya pergiliran keturunan (metagenesis).
Megasporangium. Kotak spora yang menghasilkan spora besar pada paku heterospore.
Megaspore. Spora yang lebih besar pada paku heterospora yang akan berkembang
menjadi gametofit betina.
Megasporophyll. Daun pembawa kotak-kotak spora besar (megasporangia) yang mana
pada kotak spora tersebut akan dihasilkan spora-spora besar (Macrospore); pada
tumbuhan bunga megasporofil ini mengalami modifikasi menjadi putik (kumpulan
dari carpelum).
Megastrobilus. Kumpulan megasporofil yang membentuk suatu badan yang kompak.
Meninges. Selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang.
Meristem. Daerah pertumbuhan pada tumbuhan yang mengalami pembelahan sel.
Merozoit. Salah satu tingkatan plasmodium yang dilepaskan dari sel-sel darah merah
yang terinfeksi, untuk selanjutnya menginfeksi sel-sel darah baru yang disertai
dengan terjadinya demam pada si penderita.
Mesenchyme. Jaringan penunjang embrionik atau lapisan (bukan lapisan sel) di antara
ektodermis dan endodermis pada porifera dan coelenterata (hewan diplobastik).
Mesoderm. Lapisan sel atau jaringan di antara ektodermis dan endodermis.
Mesoglea. Materi bersifat gelatin di antara jaringan ektodermis dan endosermis pada
coelenterata.
Mesophyll. Jaringan paling dalam pada daun
Mesophyte. Tumbuhan yang hidup secara optimal pada tanah yang mengandung air
sedang.
Metamere. Ruas atau segmen tubuh.
Metamerism. Kumpulan ruas/segmen tubuh yang pada dasarnya menunjukan struktur
luar dan ukuran yang sama dan setiap ruasnya tidak dapat dikatakan sebagai satu
individu, misalnya pada anelida dan beberapa arthropoda.
Metaphase. Tingkatan pada mitosis dengan karakteristik berkumpulnya kromatid pada
bidang pembelahan (ekuator).
Metaplasma. Materi tak hidup yang terletk di dalam protoplasma.
Metathorax. Bagian terakhir dari tiga bagian dada serangga yang terdiri atas protoraks,
mesotoraks, dan metatoraks.
Metazoa. Binanatng bersel banyak dengan jaringan dan sel-sel khusus.
Micronucleus. Inti kecil pada Protozoa kelas Ciliata yang fungsinya berkaitan dengan
reproduksi seksual.
Micropyle. 1) Lubang kecil pada integumen bakal biji Gymnospermae tempat masuknya
serbuksari. 2) Lubang pada pembungkus telur serangga untuk fertilisasi.
Microsporangium. Kotak spora kecil penghasil spora-spora yang lebih kecil pada paku
Heterospora; dan disebut kantung serbuksari pada tumbuhan biji.
Microspore. Spora yang lebih kecil pada paku heterospora yang akan berkembang
menjadi gametofit jantan; serbuk sari pada tumbuhan biji.
Microsporophyll. Daun pembawa kotak-kotak spora kecil (microsporangia), pada
tumbuhan paku dan tumbuhan biji terbuka kotak spora tersebut akan menghasilkan
spora kecil (mikrospora); pada tumbuhan biji tertutup sporofil ini mengalami
modifikasi menjadi benang sari.
Microstrobilus. Kumpulan mikrosporofil yang mmembentuk suatu badan yang kompak.
Motor neuron. Sel saraf yang meneruskan impul dari system saraf pusat ke efektor otot,
dan kelenjar.
Mucin. Sekresi yang membentuk cairan lendir.
Mycellium. Badan tumbuhan jamur yang terdiri atas beberapa hifa, atau jaringan hifa.
Myelin sheath. Penutup lemak yang membungkus serabut saraf yang panjang.
Myotome. Otot yang bersegmen-segmen.
Nematocyst. Pembungkus atau kapsul benang penyengat pada coelenterata yang dapat
mengeluarkan benang beracun atau pengikat, sering disebut sel penyengat.
Nephridiopore. Lubang nefridium yang terletak di bagian permukaan tubuh Annelida
sebagai tempat keluarnya sisa metabolisme.
Nephridium. Alat ekskrsi pada Annelida.
Nephron. Unit urinari pada ginjal yang terdiri atas badan ginjal dan tubulus ginjal.
Nephrostome. Lubang bersilia di bagian dalam nefridium yang terletak di bagian sekat
tubuh Annelida yang umumnya berbentuk seperti corong.
Nerve. Kumpulan serabut-serabut saraf mikroskopis dengan pembuluh darah dan
jaringan ikat.
Nerve center. Kumpulan badan sel saraf yang terletak di dalam sistem saraf pusat.
Nerve cord. Organisasi jaringan saraf berupa garis memanjang yang padat biasanya
dengan ganglia di dalam system saraf pusat.
Nerve impulse. Gelombang dari perubahan fisika-kimiawi di sepanjang serabut saraf.
Nerve system. Struktur untuk mengkoordinasikan respon secara cepat terhadap stimulus
yang diterima dalam bentuk impuls.
Neurilemma. Lapisan nutritive dari sel saraf sepanjang akson.
Neuron. Sel saraf yang terdiri atas badan sel dengan tonjolan dendrit dan akson yang
berfungsi untuk meneruskan impuls.
Node. Bagian pada batang tempat daun menempel.
Notochord. Poros rangka, terdiri atas pembuluh jaringan ikat, berisi sel-sel besar yang
letaknya di bawah nerve cord dan terjadi pada beberapa tingkat perkembangan semua
kordata.
Nucellus. Dinding tipis megasporangium pada bakal biji.
Nuclear membrane. Lapisan atau selaput yang memisahkan inti dengan sitoplasma.
Nucleolus. Suatu struktur padat dan kecil di dalam inti, disebut juga anak ini.
Nucleus. Pusat pengatur kegiatan sel berisi kromatin dan dikelilingi oleh membran inti.
Nymph. Individu muda dari suatu organisme, umumnya memiliki bentuk, lingkungan
hidup, dan makanan yang sama dengan induknya.


Ocellus
Mata sederhana pada serangga dan bebera invertebrata lainnya.
Oculomotor nerve
Saraf cranial ketiga yang menginervasi otot mata.
Olfactory
Berhunungan dengan penciuman.
Olfactory lobe
Bagian anterior dari otak hemisphere tempat ke luarnya saraf olfactorius.
Olfactory organ
Membrane berlendir pada bagian atas hidung yang berisi sel-sel sensoris berfungsi sebagai reseptor kimiawi.

Ommatidium
Satu dari mata yang menyusun mata majemuk pada golongan serangga.
Oocyst
Salah satu tingkatan plasmodium yang berkembang pada bagian luar dinding lambung nyamuk Anopheles betina yang menghasilkan ratusan aporozoit.
Oogonium
1)Struktur yang membentuk telur pada Thallophyta.
2) Sel induk pada ovarium yang akan berkembang menjadi oosit melalui pembelahan pada peristiwa meiosis.

.

Parental
Induk.
Pedikulum
Tangkai bunga.
Penyerbukan
Peristiwa melekatnya serbuk sari ke kepala putik.
Perigonium
Tenda bunga.
Polutan
Bahan yang mengakibatkan polusi.
Populasi
Kumpulan individu sejenis di suatu daerah tertentu.
Predator
Hewan pemangsa hewan lain.
Proglotid
Ruas tubuh cacing pita tempat berlangsungnya fertilisasi.
Prokarion
Inti tanpa membran inti.
Protalium
Calon tumbuhan paku
Protonema
Calon tumbuhan lumut
Provirus
Calon virus, terdiri dari asam inti.

Rekombinasi
Kombinasi baru.
Replikasi
Proses penggandaan asam nukleat (DNA).
Reproduksi
Perkembangbiakan.
Reseptakulum
Dasar bunga Ribosom Organel yang berfungsi mensintesis protein.
Rizoid
Akar semu.
Rizom
Batang yang tinggal di dalam tanah.

Sanitasi
Upaya mengelola kebersihan lingkungan.
Saprofit
Cara hidup dengan menguraikan sampah / sisa – sisa zat organik.
Segregasi
Pembelahan.
Seleksi alam
Seleksi yang dilakukan alam terhadap organisme.
Selulase
Enzim pencerna serat tumbuhan.

Selulosa
erat tumbuhan.
Sentromer
Bagian dari kromosom yang berfungsi untuk mengatur gerakan kromosom pada saat terjadi pembelahan sel.
Sinergid
Sel telur cadangan.
Sitokinesis
Proses pembelahan sitoplasma.
Sorus
Kumpulan kotak spora (sporongium).

Spermatozoid
Sel sperma pada tumbuhan.
Spesies
Jenis makhluk hidup.
Spora
Inti sel yang berubah fungsi manjadi alat perkembangbiakan.

Talus
Akar, batang dan daun belum dapat dibedakan dengan jelas.
Tar
Komponen dalam asap rokok yang tinggal sebagai sisa sesudah dihilangkannya komponen nikotin dan cairan.
Teratogen
Bahan yang menyebabkan cacat embrio.
Transduksi
Peristiwa penggabungan DNA dari bakteri satu dengan bakteri lain dengan perantara virus.
Transgenik
Indivudu yang mendapat pindahan gen dari donor dan gen itu berekspresi padanya.

Translasi
Proses penerjemahan kode – kode untuk mensintesis protein.
Tropofil
Daun yang khusus berfungsi untuk fotosintesis.
Tubektomi
Pemandulan / sterilisasi pada perempuan.
Turba Fallopi
Saluran telur.

Urogenital
Gabungan antara saluran urine dal saluran kelamin.
Uterus
Rahim.

Vagina
Lubang kelamin wanita.
Vaksin
Patogen yang telah dilemahkan.
Vaksinasi
Tindakan untuk membuat seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu.
Variasi
Perbedaan kecil yang terdapat di antara individu sejenis.
Varietas
Perbedaan besar dalam satu spesies.

Vas deferens
Saluran sperma.
Vasektomi
Pemandulan / sterilisasi pad laki – laki.
Vegetatif
Perkembangbiakan secara tidak kawin.
Virion
Satu unit lengkap virus yang dapat menginfeksi.
Vivipar
Beranak.

Weber
Garis yang membagi wilayah Indonesia berdasarkan penyebaran flora dan fauna.
Wendell Meredith Stanley
Tokoh yang berhasil mangisolasi dan mengkristalkan virus mosaik tembakau, dan ia menyimpulkan bahwa virus berbeda dengan bakteri.

Xerofit
Tumbuhan darat yang hidup di tempat kering.
Xilem
Jaringan pengankut yang menyangkut zat makanan dari akar ke seluruh tubuh.

Yolk
kuning telur.

Zoidiogami
Pernyebukan yang diperantai oleh hewan.
Zigospora
Hasil peleburan dua spora.
Zigot
Calon individu baru sebagai hasil peleburan sel kelamin jantan dan betina.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!